tak ada yang bisakah mendengar jeratanku, menangis pilu teriringi sunyi. temanni bintang dan cahaya rembulan sisa malam, dinginnya pagi memeluk dengan manja,membisikan suara bahwa pagi akan tiba. teringat akan bayangan mu di benakku, yang selalu membangunkan ku ketika waktu menyingsing fajar. senyumanmu yang mempesona ,wajah riang penuh canda tawa ,dengan sorot mata yang bercahaya bagai mutiara yang berharga. dirimu yang ada di alam sana..

Komentar

Postingan populer dari blog ini