Saatnya kita mengubah berita duka cita dengan berita suka cita kemenangan teman2 terhadap COVID 19. Agar siapapun yang membaca, bisa menambah optimisme dan imunitas tubuh!

Ini Pengalaman saya yang pernah terpapar virus covid-19 di bulan Januari 2021. Saat itu saya baru pulang dari Lombok NTB. Saat mau masuk kerja saya diwajibkan antigen dahulu karena telah berpergian jauh. Dan hasilnya positive. 
Sempat down karena merasa bersalah. Tetapi pada saat itu atasan saya yang bernama Pak Aji memberi semangat kepada saya, begitupun dengan sahabat dekat dan keluarga selalu memberi semangat kepada saya yang sedang isolasi di kosan sendirian.
Keseharian saya selama di isoman yaitu nyibukin diri dengan kegiatan yang bikin saya lupa sama covid. Pokoknya di usahakan jangan buka sosmed yang bikin down.
Misalnya nonton drakor, main game, membaca, menulis. Terus non aktifkan sosial media, pokoknya yang bikin setres di hindari aja.
gejala yang saya alami awalnya ada demam dan pegel2. Tapi saya berfikirnya mungkin itu efek dari mendaki gunung. Nah 2 hari setelah demam, saya anosmia.
Engga minum obat macem-macem, cuma minum air rebusan jahe, kumur-kumur pake air garem, terus diselingi dengan vitamin.
Vitamin yang saya pakai saat itu redoxon, Natur-E dan imboost. Tapi engga di minum berbarengan juga. Selang seling gitu. Setelah badan udah ga sakit tuh lumayan enakan, setiap pagi saya melakukan senam SKJ, abis senam lanjut nonton drakor. Sambil nonton drakor biasanya saya menghirup minyak kayu putih yang ditetesin ke tissue. 
Pokoknya jangan setres, jangan panik juga, di bawa enjoy aja . Karena saya berprinsip kaya gini " ketika kita berfikir posotif, maka tindakan yang kita lakukanpun akan positif, dan hasilnya pun positif ".
Ya Alhamdulilah setelah kurang lebih 9 hari melakukan isoman, saya kembali melakukan antigen. Dan hasilnya negatif. Padahal banyak teman-teman dan keluarga yang berbagi pengalamannya kalau mereka di isolasi lebih dari 14 hari, bahkan sampe ada yang udah sebulan dan hasilnya masih positif. Tapi saat itu saya berfikir positif kalau saya akan cepat sembuh. 
Oiya, Fyi aja buat teman-teman yang tidak tahu apa itu anosmia yaitu hilangnya indra penciuman atau rasa.
Buat temen-temen yang sedang berjuang melawan covid-19 atau sakit apapun itu semoga lekas disembuhkan. Tetap semangat dan terus berfikir positif. Ikhtiar, berdoa dan setelah itu kita pasrahkan semuanya sama Allah swt.
Jangan panik, jangan takut, apalagi cemas berlebihan, tapi tetap harus waspada ya.
Untuk semuanya yang membaca ini semoga selalu diberi kesehatan dan kekuatan, saling mendoakan,mengsupport dan menolong satu sama lain. Cukup virus saja yang jadi musuh kita, sesama manusianya jangan sampai saling melukai apalagi menimbun barang-barang sampai terjadinya kelangkaan. 
Saya Atin Yulianti secara pribadi memohon pengertian atas apa yang saya sampaikan apabila banyak kesalahan dalam tulisan ini. Karna kesalahan datangnya dari saya dan kesempurnaan hanyalah milik Allah.

Salam Sehat
Atin

Komentar

Postingan populer dari blog ini